1510969479 1510967669 1510966160 1510964650 1510962793 1510961285 1510959774 1510957965 1510956458 1510954650 1510953143 1510951333 1510949466 1510947608 1510945799 1510944279 1510942467 1510940622 1510936698 1510935188 1510933379 1510931873 1510930061 1510928246 1510926436 1510924866 1510923056 1510921543 1510919732 1510917878 1510916071 1510914218 1510912409 1510910602 1510908791 1510908381 Lampung Tengah

Fri11172017

Last update08:28:25 AM

Back You are here: Home Daerah Lampung Tengah

Lampung Tengah

Kalapas Kunjungi Kantor Kwartir Cabang Pramuka

Lampung Tengah- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas III Gunung Sugih, Syarpani menyambangi Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Lampung Tengah dalam rangka mendaftarkan Gugus Depan Pramuka guna meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi narapidana, Selasa (7/11).

Syarpani menyampaikan bahwa sudah melatih 30 narapidana sebagai anggota, namun belum pernah terdaftar sebagai anggota pramuka di kabupaten dengan Moto Beguwai Jejamo Wawai.

"Program pembinaan kepribadian kesadaran berbangsa dan bernegara itu dapat diwujudkan salah satunya dengan kegiatan pramuka di dalam lapas. Kami berharap agar kegiatan tersebut resmi terdaftar sebagai organisasi dan butuh dukungan penuh dari pihak kwarcab", ujar kalapas yang belum genap sebulan menjabat ini.

Selanjutnya mantan Kasubag Publikasi Humas Ditjen Pemasyarakatan ini berharap agar setiap minggu ada pembina pramuka yang di utus oleh kwarcab untuk melatih warga binaan di dalam lapas. Dengan harapan rasa cinta terhadap NKRI semakin terpatri di sanubari para narapidana.

Kunjungan ini disambut baik oleh Sekretaris Kwarcab Lampung Tengah, Riyanto. Beliau berjanji akan segera menerbitkan gugus depan khusus lapas dan akan menghadirkan pelatih secara rutin untuk membina pramuka dalam lapas.

"Kami menyambut baik kehadiran bapak Kalapas dan kami kaget ternyata di dalam lapas ada kegiatan pramuka. Kami berjanji segera menerbitkan gugus depan khusus lapas dan akan mengirimkan kakak pramuka untuk melatih narapidana dalam lapas" ujar Riyanto penuh antusias.Rendra

Disnakertrans Canangkan Program Lapangan Kerja

Lampung Tengah, Menekan angka pengangguran dan menunjang program Kampung Entreprneur Creatif (KECe), Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)mencanangkan program perluasan kesempatDisnakertrans an kerja berbasis potensi kampung.

Kepala Disnakertrans Lamteng, Joni Syarif mengatakan, Kabupaten Lamteng memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi nilai-nilai ekonomi. Terutama di kampung-kampung. Namun jika tidak dikembangkan secara maksimal, hal ini akan menjadi permasalahan tersendiri. Ia menerangkan, Lamteng memiliki wilayah yang sangat luas,

ada sekitar 7 ribu RT. Jika setiap RT ada 1 orang yang menganggur, maka sebanyak tujuh ribu angkatan kerja di Lamteng menganggur. "Untuk mengatasinya kami membuat terobosan perluasan kesempatan kerja berbasis potensi kampung. Agar mereka bisa bekerja, memiliki ketrampilan dan memiliki usaha,"ujarnya kepada pers, Kamis (12/10/2017).

Nantinya, melalui program ini para angkatan kerja di setiap kampung di Lamteng akan diberi pembinaan dan pelatihan serta bantuan alat sesuai potensi yang ada di kampung. Seperti di bidang perikanan, Disnakertrans telah membuatkan kolam ikan. Kemudian di bidang lainnya seperti pertukangan, perkebunan, pertanian, kerajinan dari bambu, dan potensi lainnya.

Mereka diberi pelatihan membentuk kelompok kerja masing-masing terdiri dari 20 orang. "Bantuan yang sudah di berikan seperti pembuatan kolam ikan, pertukangan, pabrik tahu, alat pembuat batik, dan bahan dasar pembuat batik,"katanya. Menurutnya, program tersebut juga untuk mendukung progam KECe yang digulirkan Bupati Lamteng Dr. Ir. Mustafa.

Diharapkan hal ini bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kita sengaja bergerak di kampung-kampung supaya mereka yang nganggur bisa berkurang. Kita berharap kedepan program ini dapat terus berjalan, sehingga masyarakat Lamteng menjadi sejahtera,"ujarnya.

Pihaknya berpesan agar masyarakat bisa merubah cara berpikirnya bahwa di setiap kampung tempat tinggalnya memiliki banyak potensi yang bisa di kembangkan menjadi nilai-nilai ekonomi. Sehingga masyarakat harus kreatif, inovatif, dan tidak boleh bermalas-malasan. Sementara Bupati Lamteng Mustafa mengatakan,

Program KECe sejalan dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) untuk menciptakan tenaga kerja mandiri. "Jika ini bisa berjalan secara bersinergi dan konsisten, Insya Allah apa yang menjadi target kita dapat terwujud, yakni memberdayakan pemuda, mengentas pengangguran dan menciptakan lapangan kerja.

Alhamdulillah sejauh ini program KECe sudah berjalan cukup baik, dan ini akan terus kita kembangkan."ujar bupati. (Rendra)

Genjot PAD Dewan Bentuk Pansus

Lampung Tengah, Genjot pendapatan asli daerah (PAD), DPRD Lampung Tengah (Lamteng) membentuk Panitia Khusus (Pansus) PAD lantaran sudah sepuluh tahun ini PAD Lamteng terus menurun, tidak pernah meningkat signifikan. Hal ini diungkapkan Sekertaris Pansus PAD DPRD Lamteng Hi. Saifulloh Ali KM, SE mewakili Ketua Pansus I Kadek Asian Nafiri kepada pers di ruang kerjanya, Kamis (12/10/2017).

"Alhamdulilah Pansus PAD telah terbentuk dan sudah diparipurnakan. Target Pansus mengevaluasi secara menyeluruh Perda yang berkaitan dengan pendapatan yang masih layak atau tidak. Pansus juga akan menggali semua potensi-potensi dari obyek pajak daerah yang telah di hapus. Sehingga tidak ada lagi kita berjuang untuk kepentingan pribadi.

Namun kita menaikkan PAD yang notabennya untuk kepentingan rakyat,"ungkapnya. Menurut politisi Partai Demokrat ini, jumlah penduduk Lamteng sebanyak 1,4 juta jiwa ditambah ratusan perusahaan, dana bagi hasil BPKB, retribusi parkir dan dari pihak ketiga yang ada kerjasama dan lain-lain.

Namun PAD Lamteng hanya sebesar Rp 120 Miliar dalam kurun waktu sepuluh tahun. "Hal inilah yang menggugah kami membentuk Pansus PAD. Masak selama saya jadi anggota DPRD dari tahun 2009 lalu, PAD kita hanya meningkat sebesar itu. Inikan gak masuk akal,"ucap Saifulloh Ali.

Wakil rakyat yang duduk dikursi DPRD Lamteng ini menyatakan, bahwa Pansus PAD ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Mustafa dalam rangka meningkat PAD Lamteng. Yaitu bersumber dari pajak parkir, kemasan hasil produksi, pemeriksaan hewan dan pengelolahan air limbah. Pajak ini semua tentunya dapat ditarik dan dipaksakan asalkan pemerintah

menyediakan pasilitasnya. Dan targetnya paling tidak PAD Lamteng bisa meningkat 500 Miliar untuk kedepannya. "Saya optimis target ini bisa terealisasi jika digali bersama-sama. Jangan pernah merasa takut karena pegawai dan dewan sudah ada gaji, tunjangan dan lain-lain. Tugas legislatif dan eksekutif adalah bagaimana memperjuangan kepentingan masyarakat agar sejahtera.

Saya yakin kebijakan yang diambil Bupati Mustafa tentunya untuk kemajuan kabupaten dan kesejahteraan masyarakat Lamteng. Pasti bisa asalkan kita bersama masyarakat kompak, karena Lampung Tengah milik kita bersama."pungkasnya.(Rendra)

Ustad-Ustad Kondang Bakal Sambangi Daerah Lamteng

GUNUNG SUGIH - Peringatan tahun baru Islam 1439 Hijriah di Kampung Endang Rejo Kecamatan Seputih Agung diramaikan dengan kehadiran ustadz Mumuy, Jumat (29/9/2017) malam. Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa.

Selain ustad Mumuy, dikabarkan ada tiga ustad lainnya yang akan menyambangi Lampung Tengah. Mereka yakni Ustadz Widjayanyo yang akan berlangsung di Lapangan Kampung Sri Tejokencono Kecamatan Kotagajah pada 4 Oktober mendatang.

Lalu dilanjutkan ustadzah Mamah Dedek yang akan memeriahkan pengajian akbar di Kampung Kuto Winangun Kecamatan Sendang Agung pada 9 Oktober dan Ustad Nur Maulana di kediaman kepala kampung Lempuyang Bandar (Kayu Palis) Kecamatan Way Pengubuan.

Pada kesempatan itu Bupati Mustafa Mustafa mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan Muharam untuk mengintrospeksi diri. Menjadikan bulan yang baik ini sebagai bagian untuk meningkatkan kebaikan kepada sesama.

"Tahun baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriah, dapat dimaknai sebagai peristiwa hijrah. Hal ini juga dapat dimaknai sebagai cermin perjuangan untuk memperbaiki kehidupan, yang disertai keberanian, perjuangan, dan sifat rela berkorban seperti yang dicontohkan Rasulullah saw," paparnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Ronda ini juga menyosialisasikan sejumlah program pemerintah yang tengah dijalankan, mulai dari dari pembangunan jalan kampung terpanjang 704,26 kilometer, program kampung entrepreneur creative (KECe) untuk mengentas pengangguran, program keamanan lewat ronda dan sejumlah program lainnya.

"Saat ini Lampung Tengah sedang gencar-gencarnya membangun. Tak hanya fisik, tetapi juga sumber daya manusianya. Linmas, RT, ibu-ibu PKK dan pemuda, semua kita berdayakan. Saya harap semangat ini diikuti dengan keinginan masyarakat untuk berubah dan maju. Mari bersama-sama kita bangun Lampung Tengah yang lebih baik," pungkasnya.(Rendra)

Gayausakti Potensial Budidaya Bebek Pedaging

GUNUNG SUGIH - Kampung Gayasakti Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah memiliki potensi untuk pengembangan budidaya bebek pedaging hal ini mengingat sumber bahan pakan maupun faktor alam yang cukup mendukung.

Kepala Kampung Gayasakti, H. Imron Kurniadi, SE mengatakan bahwa rencana pengembangan budidaya ternak ini kedepan akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), selain usaha penggemukan sapi juga akan dikembangkan ke arah usaha penggemukan bebek pedaging, mengingat sudah ada penampung yang siap membeli bebek pedaging.

"Untuk pengembangan sapi dan bebek, sumber pakannya tidak sulit didapat. Harga jual bebek juga relatif stabil dan sebagai permulaan saya pribadi mencoba budidaya bebek pedaging ini," jelas Imron, Jumat (29/9).

Menurut Imron, sinergi dengan program KECe diharapkan masing-masing daerah memiliki usaha sesuai dengan potensi dan kemampuannya, sehingga dengan usaha tersebut dapat menyerap tenaga kerja yang bermuara kepada peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Mayoritas warga disini bermata-pencaharian sebagai petani, oleh karenanya pelayanan terhadap masyarakat terkadang dilakukan pada malam hari setelah mereka pulang dari ladang atau pagi hari sebelum mereka melakukan aktifitas pokok dan itupun terkadang mereka tidak datang ke kantor Kampung," ujar Imron.

Kampung Gayausakti juga memiliki pasar kampung dan aktifitas pasar hanya berjalan dua kali dalam sepekan yakni pada hari Selasa dan Sabtu, dari pasar kampung ini juga ada income bagi kampung walaupun nilainya tidak begitu besar, pungkas Imron. (Rendra/Bur)

Pemda dan Polisi Komitmen Ronda dan Patroli Bersama

GUNUNG SUGIH - Bersama-sama menjaga keamanan di wilayah hukum Kabupaten Lampung Tengah menjadi komitmen yang dibangun pemerintah kabupaten dan aparat kepolisian Lampung Tengah. Komitmen ini diwujudkan dalam program ronda dan patroli bersama yang dilakukan warga dan kepolisian.

Seperti ronda yang berlangsung di Kecamatan Seputih Agung, Sabtu (30/9) dini hari. Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Mustafa dan warga mendapat pendampingan langsung dari pihak kepolisian yang di pimpin langsung oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Purwanto Puji Sutan.S.Ik.MH. Ronda diawali di kampung Endang Rejo Kecamatan Seputih Agung.

Dengan mengendarai sepeda motor, bupati dan kapolres berkeliling dari pos ronda satu ke pos ronda lainnya memantau keamanan dan aktivitas ronda warga. Bupati Mustafa menyatakan Pemkab Lampung Tengah terus bersinergi dengan kepolisian dalam rangka meningkatkan keamanan.

Langkah ini dilakukan menyusul Lampung Tengah menjadi kabupaten terluas di Lampung, dimana rasio antara jumlah penduduk dan personel kepolisian tidak memadai.

“Karenanya kekuatan rakyat harus digerakkan. Lewat ronda, warga tidak hanya berpangku tangan tetapi juga diajak untuk ikut bertanggung jawab menjaga wilayahnya. Alhamdulillah ronda disambut baik, dengan kesadaran masing-masing mereka aktif melaksanakan ronda,” ungkap Mustafa.

Sinergitas dengan kepolisian, ditegaskan bupati muda ini, akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Tak hanya lewat ronda, saat ini Pemkab Lampung Tengah juga tengah memfasilitasi pembangunan Mako Mako Brimob Lampung Tengah yang berlokasi di Kecamatan Anak Tuha.

“Ini menjadi bukti bahwa sinergitas kami (pemerintah dan kepolisian) telah terjalin dengan baik. Saya harap hal ini bisa dipertahankan, kita bahu membahu menjaga keamanan bersama. Jika kita punya kesadaran dan semangat yang sama, saya percaya Lampung Tengah bisa benar-benar aman,” pungkas Mustafa.

Sementara itu Kapolres AKBP Puji Sutan mengatakan pihaknya telah mengerahkan para personelnya untuk rutin melakukan patroli keamanan di tiap-tiap kampung. Dengan adanya ronda warga, menurutnya hal tersebut sangat membantu tugas kepolisian.

“Karenanya saya meminta warga agar tetap aktif ronda. Sudah ada teladan dari bupatinya, tentu ini harus kita laksanakan semaksimal mungkin. Kerjasama kepolisian dan warga, mudah-mudahan bisa mewujudkan daerah yang aman dan nyaman,” tandasnya.(Rendra)

 

Tim Relawan KECe Siap Bantu Pembuatan Izin Usaha

GUNUNG SUGIH - Usaha untuk menyukseskan program kampung entrepreneur creative (KECe) terus dilakukan para pemuda yang tergabung dalam relawan KECe. Tak hanya melakukan pendampingan, tim relawan KECe juga siap membantu pelaku usaha atau UMKM untuk membuat surat izin usaha.

Hal ini diungkapkan tim Relawan KECe saat menyambangi sejumlah UMKM di Kampung Purwodadi Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah, Jumat, 29/9/2017. Menurut Syam, Ketua Relawan KECe, masih banyak pelaku usaha yang belum mengantongi surat izin.

"Karenanya kami siap membantu prosesnya. Kebetulan Pak Bupati juga telah menggratiskan pembuatan SIUP. Pelaku UMKM yang membutuhkan surat izin usaha ini, kami siap bantu, akan kami fasilitasi," ungkap Syam.

Di Kampung Purwodadi, Tim Relawan KECE mengunjungi usaha kremes singkong/gruplbi milik Ibnu, salah satu pelaku UMKM setempat. Pada kesempatan itu, berpesan agar usaha-usaha kecil agar diperhatikan. Misal mempermudah proses mendapatkan Nomor Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

"Saya sangat mendukung program KECe yang digulirkan pak bupati. Saya harap lewat program kami, usaha kami lebih diperhatikan. Salah satunya untuk mendapatkan nomor P-IRT, mohon bisa difasilitasi," ungkapnya.

Kunjungan relawan KECe dilanjutkan ke usaha untir-untir milik Sukmiyanto. Disini relawan diajak melihat proses produksi pembuatan untir-untir dan pendistribusiannya. Syam menambahkan program Kece juga disupport langsung dinas perindustrian Lampung Tengah.

Untuk memudahkan komunikasi antar pelaku UMKM, pihaknya juga telah membuat group Paguyuban KECe di aplikasi Whatsapp. "Program Kece ini memberikan semangat baru bagi masyarakat khususnya pelaku usaha kecil menengah. Karena selain di support Langsung oleh Bupati, program ini juga menjadi sarana saling tukar informasi antar masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Mustafa pernah menyatakan pemberian surat izin usaha gratis menjadi salah satu upayanya menyukseskan program KECe. Tak hanya membekali skill entrepreneur, pihaknya berjanji akan memberikan kemudahan akses atau izin bagi para pelaku usaha.

“Target program KECe adalah melahirkan sebanyak mungkin entrepenuer di tiap kampung. Berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari pemberdayaan pemuda, kami bekali mereka keterampilan. Lalu menghidupkan UMKM maupun KWT, dan kami memberikan izin gratis pada mereka,” jelasnya.(Rendra)